sumber gambar : caraharian.com
Pertumbuhan adalah kenaikan kandungan/jumlah objek secara teratur setiap periodenya yang mengacu pada barisan geometri. Sedangka peluruhan merupakan kebalikan dari pertumbuhan, yang mana didefinisikan sebagai kandungan/jumlah objek yang mengalami penurunan.
Objek yang umumnya disebutkan dalam materi pertumbuhan dan peluruhan adalah jumlah penduduk, harga barang, luas tanah, zat kimia, mikroorganisme , dan lain sebagainya.
Pengertian Pertumbuhan dan Peluruhan
Berikut adalah pengertian pertumbuhan dan peluruhan secara umum dalam pelajaran matematika:
1. Pertumbuhan
Mengutip buku Peka Soal Matematika SMA/MA Kelas X, IX, XII oleh Darmawati (2020), pertumbuhan adalah pertambahan atau kenaikan nilai suatu besaran dibanding besaran sebelumnya. Fenomena yang termasuk ke dalam pertumbuhan yakni kenaikan jumlah penduduk dan perhitungan bunga majemuk di bank. Ada dua jenis pertumbuhan, yakni pertumbuhan linier dan pertumbuhan eksponensial.
Rumus atau Formula
Pertumbuhan Linear
Pn=(1+nb)P0
Pertumbuhan Eksponensial
Pn=(1+b)nP0
Keterangan
Pn = Nilai besaran setelah n periode
P0 = Nilai besaran diawal periode
n = Banyaknya periode pertumbuhan
b = Tingkat pertumbuhan
Contoh Soal
Banyak penduduk kota A setiap tahun meningkat 2 secara eksponensial dari tahun sebelumnya. Tahun 2013 penduduk di kota A sebanyak 150.000 orang. Hitung banyak penduduk pada tahun 2014 dan 2023!
Jawab:
P0=150.000, b=2 % =0,02
Banyak penduduk pada tahun 2014 (artinya 1 tahun setelah 2013, maka n=1):
Pn=(1+b)nP0
P1=(1+0,02)1150.000
P1=(1,02)1150.000
P1=153.000
Banyak penduduk pada tahun 2023 (n=2023−2013=10):
Pn=(1+b)nP0
P10=(1+0,02)10150.000
P10=(1,02)10150.000
P10=182.849,163≈183.000
2. Peluruhan
Peluruhan adalah pengurangan atau penurunan nilai besaran dibanding nilai besaran yang sebelumnya. Contoh fenomena yang tergolong sebagai peluruhan adalah penurunan harga barang dan peluruhan zat radioaktif.
Rumus atau Formula
Peluruhan Linear
Pn=P0(1+nb)
Pertumbuhan Eksponensial
Pn=P0(1+b)n
Keterangan
Pn = Nilai besaran setelah n periode
P0 = Nilai besaran diawal periode
n = Banyaknya periode pertumbuhan
b = Tingkat pertumbuhan
Contoh:
Suatu bahan radioaktif yang semula berukuran 125 gram mengalami reaksi kimia sehingga menyusut 12 dari ukuran sebelumnya setiap 12 jam secara eksponensial. Tentukan ukuran bahan radioaktif tersebut setelah 3 hari!
Jawab:
P0=125, b=12 % =0,12
Peluruhan terjadi setiap 12 jam, sehari peluruhan terjadi 2 kali, 3 hari = 72 jam terjadi 6 kali peluruhan.
atau n=7212
Pn=P0(1+b)n
P6=125(1+0,02)6
P6=125(0,88)6
P6=125(0,464)
P6=58,05 gram
Selamat Belajar
Salam Matematika
sumber : kumparan.com, ruangguru.com