Bentuk akar n√P dengan P adalah bilangan real positif, dapat disederhanakan menggunakan sifat perkalian akar.
untuk a,b bilangan real positif berlaku :
n√a×b=n√a×n√b
Operasi aljabar pada bentuk akar
Untuk a,b ϵ R dan c,d bilangan rasional non negatif berlaku :
1. a√c+b√c=(a+b)√c
2. a√c−b√c=(a−b)√c
3. √c×√d=√c×d
4. √c√d=√cd, d≠0
Catatan:
√(c+d)+2√cd=√c+√d
√(c+d)−2√cd=√c−√d
Contoh:
Bentuk sederhana 2√150−5√54−7√96 adalah ...
Jawab:
=2√150−5√54−7√96
=2√25×6−5√9×6−7√16×6
=2√25×√6−5√9×√6−7√16×√6
=2×5×√6−5×3×√6−7×4×√6
=10√6−15√6−28√6
=−33√6
Merasionalkan penyebut pecahan bentuk akar
Merasionalkan penyebut pecahana bentuk akar artinya menjadikan penyebut pecahan bentuk akar menjadi bilangan rasional.
Untuk a,b bilangan rasional non negatif, maka :
1. √a sekawannya adalah √a
2. √a+√b sekawannya adalah √a−√b
3. a+√b sekawannya adalah a−√b
Perkalian bentuk akar dengan sekawannya menghasilkan bilangan rasional. Merasionalkan penyebut pecahan bentuk akar dilakukan dengan mengalikan pembilang dan penyebut dengan ekawan dari penyebutnya.
1. Merasionalkna penyebut pecahan berbentuk a√b .
a√b=a√b×√b√b=ab√b
2. Merasionalkan penyebut pecahan berbentuk ca+√b atau ca−√b
(i) ca+√b=ca+√b×a−√ba−√b=c(a−√b)a2−b
(ii)ca−√b=ca−√b×a+√ba+√b=c(a+√b)a2−b
3. Merasionalkan penyebut pecahan berbentuk c√a+√b atau c√a−√b
(i) c√a+√b=c√a+√b×√a−√b√a−√b=c(√a−√b)a−b
(ii) c√a−√b=c√a−√b×√a+√b√a+√b=c(√a+√b)a−b
Perhatikan contoh -contoh soal berikut ini :
1. Rasionalkanlah bentuk akar sekawan berikut √6√15+√10
Jawab :
√6√15+√10=√6√15+√10×√15−√10√15−√10
=√6(√15−√10)(√15)2−(√10)2
=√90−√6015−10
=√9.10−√4.155
=3√10−2√155
=35√10−25√15
Selamat Belajar
Semoga Sukses